Tingkatkan efisiensi dan dorong produktivitas perusahaan bersama Phiraka Ecosystem.
Solusi HRIS Terintegrasi
Software HR SaaS
Layanan digital end-to-end untuk membantu brand dan bisnis tumbuh lebih cepat melalui strategi, teknologi, dan eksekusi yang terintegrasi.
Temukan insight, cerita, dan peluang yang membantu bisnis serta kariermu berkembang. Karena setiap langkah besar dimulai dari pengetahuan yang tepat.
Dalam dunia kerja, istilah kata probation atau masa percobaan kerja sudah sangat umum digunakan di dunia perusahaan. Namun, faktanya masih banyak karyawan terutama para fresh graduate yang saat ini belum sepenuhnya memahami apa itu probation, bagaimana sistem probation, serta hak dan kewajiban probation selama periode tersebut.
Agar tidak salah langkah, Phiraka Squad perlu memahami dengan jelas konsep probation secara menyeluruh. Artikel ini akan membahas pengertian, tujuan, durasi, dan lain sebagainya. Yuk, cek kelengkapannya disini!
Definisi probation adalah sebuah proses masa percobaan kerja yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan baru untuk dapat menilai kinerja, kemampuan, serta melihat kecocokan dengan budaya perusahaan.
Pada periode atau masa probation ini, perusahaan akan mengevaluasi apakah karyawan tersebut layak untuk diangkat menjadi karyawan tetap atau tidak. Tentu, di sisi lain karyawan juga memiliki kesempatan untuk dapat memahami lingkungan kerja, jobdesk, dan ekspektasi perusahaan tersebut.
Baca Juga : Tips Screening Interview Yang Efektif Wajib HR Ketahui!
Masa probation di lingkungan perusahaan bukan hanya formalitas, tetapi memiliki sebuah peran penting dalam proses manajemen SDM atau sumber daya manusia yang berkualitas. Berikut beberapa tujuan probation atau masa percobaan kerja :
1. Evaluasi Kinerja Karyawan
Perusahaan dapat menilai kemampuan teknis dan soft skill karyawan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan sesuai porsi beban kerja divisi atau posisi yang diterima.
Perusahaan akan melihat sejauh mana karyawan mampu beradaptasi dengan budaya kerja dan nilai perusahaan yang telah disampaikan sebelum menjalankan masa percobaan kerja.
Probation bertujuan juga sebagai tahap penting untuk memastikan keputusan rekrutmen sudah tepat atau valid sesuai dengan kebutuhan dan tujuan goals perusahaan.
Perusahaan dapat memberikan waktu bagi karyawan untuk memahami sistem kerja, tim, dan proses bisnis di dalam .
Baca Juga : Apa Perbedaan Interview HR dengan Interview User? Cek Penjelasan Lengkap Disini!
Di Indonesia, durasi probation umumnya berlangsung selama paling cepat ialah 3 bulan dan masa probation terpanjang yaitu 6 bulan hingga 1 tahun lamanya. Hal ini juga mengacu pada regulasi ketenagakerjaan yang berlaku di berbagai perusahaan terkait.
Selama periode ini, perusahaan tidak diperkenankan memperpanjang masa probation di luar ketentuan, kecuali terdapat kebijakan khusus yang sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku saat ini.
Phiraka Squad perlu memahami juga bahwa meskipun masih dalam masa percobaan, karyawan tetap dapat memiliki hak dan kewajiban yang harus dipenuhi. Yuk, langsung kita simak dibawah ini!
Baca Juga : 10 Tips Proses Onboarding Karyawan Berjalan Lancar dan Efektif
Meskipun sama-sama bekerja di perusahaan, terdapat beberapa perbedaan mendasar antara karyawan probation dengan karyawan tetap :
Baca Juga : 5 Alasan Mengapa Perusahaan Wajib Menggunakan Software HRIS
Agar dapat diangkat menjadi karyawan tetap, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan oleh Phiraka Squad:
Pastikan memahami tugas dan tanggung jawab secara jelas sejak awal.
Jangan hanya menunggu instruksi cobalah untuk proaktif dalam bekerja.
Komunikasi efektif dengan atasan dan tim sangat penting untuk membangun kepercayaan.
Tunjukkan kinerja yang stabil dan terus meningkat.
Gunakan masukan sebagai bahan evaluasi untuk berkembang.
Dalam proses probation, perusahaan membutuhkan sistem yang terstruktur untuk memantau dan mengevaluasi kinerja karyawan secara objektif.
Namun, tanpa sistem yang terintegrasi, proses ini sering kali menjadi tidak efisien dan sulit dipantau.
Di sinilah peran teknologi menjadi sangat penting.
Phiro HCMS dari Phiraka Sinergi Indonesia hadir sebagai solusi HRIS berbasis AI yang membantu perusahaan dalam mengelola seluruh proses HR mulai dari rekrutmen, onboarding, hingga evaluasi kinerja selama masa probation.
Dengan sistem yang terintegrasi, tim HR dapat:
👉 Saatnya optimalkan pengelolaan SDM perusahaan secara lebih efektif bersama Phiro HCMS 🚀
Yuk, konsultasikan kebutuhan HRIS kamu hanya dengan klik disini!
Proses rekrutmen yang cepat dan terstruktur menjadi salah satu faktor penting dalam mendapatkan talenta terbaik. Namun, masih banyak perusahaan yang mengelola proses hiring secara manual, mulai dari menyimpan CV di berbagai folder, menjadwalkan interview melalui email atau chat, hingga mencatat perkembangan kandidat menggunakan spreadsheet. Seiring bertambahnya jumlah pelamar dan kebutuhan perekrutan, cara kerja tersebut sering […]
Memilih Human Resource Information System (HRIS) merupakan keputusan strategis bagi perusahaan. Selain membantu mengelola data karyawan, HRIS juga mendukung berbagai proses penting, mulai dari absensi, payroll, rekrutmen, hingga performance management. Saat mencari solusi HRIS, perusahaan biasanya dihadapkan pada dua pilihan utama, yaitu SaaS HRIS (Software as a Service) dan On-Premise HRIS. Keduanya memiliki karakteristik, kelebihan, […]
Di tengah tuntutan bisnis yang semakin dinamis, tim Human Resources (HR) tidak lagi hanya berfokus pada administrasi karyawan. HR kini berperan sebagai mitra strategis yang membantu perusahaan mengambil keputusan berbasis data, mengembangkan talenta, hingga meningkatkan produktivitas organisasi. Namun, masih banyak perusahaan yang menjalankan proses HR secara manual menggunakan spreadsheet, dokumen terpisah, atau bahkan formulir kertas. […]
Konsultasikan secara gratis bagaimana solusi Phiro membantu bisnis dan tim Anda berkembang lebih cepat.