Tingkatkan efisiensi dan dorong produktivitas perusahaan bersama Phiraka Ecosystem.
Solusi HRIS Terintegrasi
Software HR SaaS
Layanan digital end-to-end untuk membantu brand dan bisnis tumbuh lebih cepat melalui strategi, teknologi, dan eksekusi yang terintegrasi.
Temukan insight, cerita, dan peluang yang membantu bisnis serta kariermu berkembang. Karena setiap langkah besar dimulai dari pengetahuan yang tepat.
Gaji karyawan salah satu aspek paling fundamental dalam hubungan kerja antara perusahaan dan tenaga kerja. Simak cara menghitungnya disini.
Gaji karyawan merupakan salah satu aspek paling fundamental dalam hubungan kerja antara perusahaan dan tenaga kerja. Tidak hanya berfungsi sebagai bentuk imbalan atas kontribusi waktu, tenaga, dan keahlian, gaji juga menjadi faktor utama yang memengaruhi motivasi, produktivitas, dan loyalitas karyawan terhadap perusahaan.
Kesalahan dalam perhitungan gaji, sekecil apa pun, dapat berdampak besar. Mulai dari menurunnya kepercayaan karyawan, meningkatnya keluhan internal, hingga risiko sanksi hukum akibat ketidaksesuaian dengan regulasi ketenagakerjaan dan perpajakan. Oleh karena itu, perusahaan wajib memahami dan menerapkan cara menghitung gaji karyawan secara tepat, transparan, dan sesuai peraturan yang berlaku.
Perlu dipahami bahwa gaji karyawan tidak hanya berupa satu angka nominal yang diterima setiap bulan. Di dalamnya terdapat berbagai komponen, seperti gaji pokok, tunjangan tetap, tunjangan tidak tetap, potongan pajak, serta iuran jaminan sosial. Kompleksitas inilah yang menuntut perusahaan, khususnya tim HR dan payroll, untuk memiliki sistem penggajian yang terstruktur dan akurat.
Sebelum masuk ke teknis perhitungan gaji, perusahaan perlu memahami faktor-faktor yang memengaruhi penetapan besaran gaji karyawan. Pendekatan yang tepat akan membantu perusahaan menciptakan struktur gaji yang adil, kompetitif, dan berkelanjutan.
Penetapan gaji wajib mematuhi peraturan pemerintah yang berlaku, termasuk ketentuan upah minimum, struktur dan skala upah, serta aturan pengupahan lainnya. Kepatuhan terhadap regulasi bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga bentuk perlindungan bagi perusahaan dan karyawan.
Riset pasar gaji membantu perusahaan memahami standar kompensasi di industri dan wilayah tertentu. Dengan mengetahui benchmark pasar, perusahaan dapat menawarkan gaji yang kompetitif tanpa membebani kondisi keuangan.
Kesehatan finansial perusahaan menjadi dasar utama dalam menentukan struktur gaji. Penetapan gaji harus realistis dan selaras dengan kemampuan perusahaan agar keberlanjutan bisnis tetap terjaga.
Kualifikasi pendidikan, pengalaman kerja, serta keterampilan khusus yang dimiliki karyawan secara langsung memengaruhi nilai kompensasi. Posisi dengan keahlian langka atau tanggung jawab tinggi umumnya memiliki tingkat gaji yang lebih besar.
Perbedaan biaya hidup antar wilayah serta tingkat tanggung jawab jabatan menjadi pertimbangan penting dalam penyesuaian gaji karyawan.Baca Juga : Panduan Lengkap Menyusun Laporan HRD yang paling Mudah!
Secara umum, perusahaan dapat menerapkan dua metode utama dalam pengupahan:
Pemilihan metode harus disesuaikan dengan jenis pekerjaan serta tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan.
Struktur gaji karyawan biasanya terdiri dari:
Penyusunan komponen gaji harus memperhatikan ketentuan persentase minimal gaji pokok terhadap total upah.
Status karyawan, baik sebagai karyawan tetap (PKWTT) maupun kontrak (PKWT), memengaruhi hak dan kewajiban dalam sistem penggajian, termasuk perlakuan pajak dan jaminan sosial.
Perhitungan pajak penghasilan karyawan menggunakan skema Tarif Efektif Rata-rata (TER). Besarnya pajak dipengaruhi oleh penghasilan bruto, status pajak, serta komponen penghasilan lainnya.
Perusahaan wajib memperhitungkan iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sesuai persentase yang berlaku, baik yang ditanggung karyawan maupun perusahaan.
Seorang karyawan memiliki:
Total penghasilan bruto adalah Rp6.500.000. Dari jumlah tersebut, perusahaan menghitung potongan PPh 21 serta iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Setelah seluruh potongan dikurangkan, diperoleh gaji bersih atau take-home pay yang diterima karyawan.
Perhitungan ini harus dilakukan secara konsisten setiap bulan dan disampaikan secara transparan melalui slip gaji.
Gaji prorata berlaku bagi karyawan yang bekerja tidak penuh dalam satu periode penggajian. Perhitungan dilakukan berdasarkan perbandingan hari atau jam kerja efektif dengan total hari kerja dalam satu bulan.
Metode ini umum diterapkan pada karyawan baru, karyawan resign, atau pekerja paruh waktu.
Baca Juga : Apakah HRIS Berbasis Cloud Aman Digunakan Perusahaan?
Microsoft Excel masih banyak digunakan sebagai alat bantu penggajian, terutama di perusahaan kecil dan menengah. Prosesnya meliputi:
Meski fleksibel, metode ini sangat bergantung pada ketelitian pengguna. Kesalahan input atau rumus dapat menyebabkan ketidaksesuaian gaji dan berpotensi menimbulkan masalah internal.
Kenaikan gaji biasanya dihitung berdasarkan persentase dari gaji sebelumnya. Misalnya, kenaikan 5% dari gaji Rp6.000.000 menghasilkan tambahan Rp300.000 sehingga gaji baru menjadi Rp6.300.000.
Penentuan kenaikan gaji mempertimbangkan berbagai faktor, seperti kinerja, masa kerja, kebijakan perusahaan, serta kondisi bisnis dan regulasi pemerintah.
Cut off gaji adalah batas waktu pengumpulan data yang digunakan sebagai dasar perhitungan gaji. Data yang dihitung biasanya mencakup absensi, lembur, cuti, dan potongan lainnya.
Cut off yang jelas membantu perusahaan memastikan keakuratan data dan ketepatan waktu pembayaran gaji.
Agar sistem penggajian berjalan efektif, HR dapat menerapkan beberapa praktik berikut:
Pendekatan ini membantu menciptakan keadilan internal dan meningkatkan kepuasan karyawan.
Pengelolaan payroll secara manual tidak hanya memakan waktu, tetapi juga meningkatkan risiko kesalahan perhitungan yang dapat berdampak pada kepuasan karyawan dan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi. Oleh karena itu, semakin banyak perusahaan beralih ke aplikasi payroll terintegrasi yang mampu mengotomatisasi perhitungan gaji, pajak, dan iuran BPJS secara akurat dan konsisten.
Dengan sistem payroll digital, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi proses administrasi, meminimalkan risiko human error, serta memastikan seluruh perhitungan penggajian berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Lebih dari sekadar alat operasional, sistem payroll yang tepat juga mendukung transparansi dan kepercayaan antara perusahaan dan karyawan.
Sebagai solusi HRIS terintegrasi, PHIRO membantu perusahaan mengelola penggajian secara lebih terstruktur dan efisien, mulai dari pengolahan data karyawan, perhitungan gaji dan potongan, hingga pelaporan yang siap digunakan untuk kebutuhan manajemen. Dengan PHIRO, tim HR dapat mengalihkan fokus dari pekerjaan administratif ke peran strategis yang mendorong pertumbuhan bisnis.
Saatnya menyederhanakan proses payroll dan meningkatkan akurasi penggajian perusahaan Anda bersama PHIRO.
Proses rekrutmen yang cepat dan terstruktur menjadi salah satu faktor penting dalam mendapatkan talenta terbaik. Namun, masih banyak perusahaan yang mengelola proses hiring secara manual, mulai dari menyimpan CV di berbagai folder, menjadwalkan interview melalui email atau chat, hingga mencatat perkembangan kandidat menggunakan spreadsheet. Seiring bertambahnya jumlah pelamar dan kebutuhan perekrutan, cara kerja tersebut sering […]
Memilih Human Resource Information System (HRIS) merupakan keputusan strategis bagi perusahaan. Selain membantu mengelola data karyawan, HRIS juga mendukung berbagai proses penting, mulai dari absensi, payroll, rekrutmen, hingga performance management. Saat mencari solusi HRIS, perusahaan biasanya dihadapkan pada dua pilihan utama, yaitu SaaS HRIS (Software as a Service) dan On-Premise HRIS. Keduanya memiliki karakteristik, kelebihan, […]
Di tengah tuntutan bisnis yang semakin dinamis, tim Human Resources (HR) tidak lagi hanya berfokus pada administrasi karyawan. HR kini berperan sebagai mitra strategis yang membantu perusahaan mengambil keputusan berbasis data, mengembangkan talenta, hingga meningkatkan produktivitas organisasi. Namun, masih banyak perusahaan yang menjalankan proses HR secara manual menggunakan spreadsheet, dokumen terpisah, atau bahkan formulir kertas. […]
Konsultasikan secara gratis bagaimana solusi Phiro membantu bisnis dan tim Anda berkembang lebih cepat.