Tingkatkan efisiensi dan dorong produktivitas perusahaan bersama Phiraka Ecosystem.
Solusi HRIS Terintegrasi
Software HR SaaS
Layanan digital end-to-end untuk membantu brand dan bisnis tumbuh lebih cepat melalui strategi, teknologi, dan eksekusi yang terintegrasi.
Temukan insight, cerita, dan peluang yang membantu bisnis serta kariermu berkembang. Karena setiap langkah besar dimulai dari pengetahuan yang tepat.
Bagi karyawan yang sedang bekerja atau berencana pindah ke perusahaan lain, istilah paklaring tentu sudah tidak asing lagi. namun, masih banyak pekerja yang belum tahu fungsi, manfaat, dan pentingnya dokumen ini pada bepergian karir mereka.
Paklaring merupakan surat keterangan kerja yang diberikan sang perusahaan pada karyawan menjadi bukti bahwa yg bersangkutan pernah bekerja pada perusahaan tersebut dalam periode tertentu. Dokumen ini umumnya diterbitkan saat hubungan kerja berakhir, baik sebab resign, habis kontrak, pensiun, maupun pemutusan hubungan kerja (PHK).
Paklaring menjadi salah satu dokumen penting sebab dapat dipergunakan menjadi bukti pengalaman kerja resmi yang diakui oleh perusahaan maupun instansi lainnya. sang karena itu, setiap karyawan usahakan memahami hak serta manfaat dari dokumen ini.
Baca Juga : Inilah 6 Tips Absensi Digital Karyawan WFH yang 100% Efektif
Masih banyak karyawan yang bertanya, apakah perusahaan wajib memberikan paklaring setelah hubungan kerja berakhir?
Meskipun istilah “paklaring” tidak secara khusus disebutkan dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan, pemberian surat keterangan kerja memiliki landasan hukum yang diatur dalam Pasal 1602y Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata).
Dalam ketentuan tersebut dijelaskan bahwa perusahaan berkewajiban memberikan surat keterangan kerja kepada karyawan yang telah menyelesaikan hubungan kerjanya. Surat tersebut setidaknya memuat informasi yang benar mengenai jenis pekerjaan yang pernah dilakukan serta masa kerja karyawan selama bekerja di perusahaan.
Apabila diperlukan, karyawan juga dapat meminta tambahan informasi terkait pelaksanaan tugas dan tanggung jawab selama bekerja maupun alasan berakhirnya hubungan kerja. Dengan kata lain, paklaring tidak hanya berfungsi sebagai bukti pengalaman kerja, tetapi juga menjadi dokumen resmi yang menggambarkan riwayat profesional seseorang.
Bagi perusahaan, penerbitan paklaring juga menjadi bagian dari proses offboarding yang baik dan profesional. Sementara bagi karyawan, dokumen ini dapat membantu proses rekrutmen di perusahaan baru, pengurusan administrasi tertentu, hingga klaim manfaat ketenagakerjaan.
Karena itu, baik perusahaan maupun karyawan perlu memahami bahwa paklaring bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan dokumen penting yang memiliki nilai hukum dan manfaat jangka panjang bagi perjalanan karier seseorang.
Baca Juga : 6 Strategi Mengurangi Employee Turnover yang Super Efektif
Paklaring memiliki berbagai manfaat yang sangat krusial buat mendukung bepergian karier seseorang. Berikut beberapa fungsi utamanya:
Paklaring sebagai bukti resmi bahwa seseorang pernah bekerja pada suatu perusahaan dalam periode eksklusif. Dokumen ini tak jarang digunakan waktu melamar pekerjaan baru sebagai pelengkap CV serta portofolio.
Banyak perusahaan meminta paklaring menjadi bagian asal proses verifikasi data kandidat. menggunakan adanya dokumen ini, perusahaan bisa memastikan bahwa pengalaman kerja yang dicantumkan sahih adanya.
pada beberapa kondisi, paklaring dibutuhkan menjadi keliru satu dokumen pendukung buat pencairan manfaat BPJS Ketenagakerjaan, terutama agunan Hari Tua (JHT).
Paklaring pula bisa dipergunakan buat banyak sekali kebutuhan administrasi lain yang memerlukan bukti riwayat pekerjaan.
Baca Juga : Multi-Entity HR: Solusi Cerdas untuk Mengelola SDM di Berbagai Perusahaan dan Cabang
Setiap perusahaan memiliki format yang tidak sama, tetapi umumnya paklaring memuat informasi sebagai berikut:
berita tersebut menjadi bukti valid tentang riwayat pekerjaan seseorang karyawan.
Baca Juga : Integrasi AI dalam HRIS, Langkah Strategis Phiraka Lewat Pheera di Phiro
Paklaring biasanya diberikan sesudah semua proses administrasi karyawan selesai dilakukan. Beberapa syarat yg memungkinkan karyawan memperoleh paklaring diantaranya:
Karyawan yg mengundurkan diri secara baik serta mengikuti mekanisme perusahaan berhak memperoleh surat keterangan kerja.
Karyawan kontrak yang masa kerjanya selesai juga bisa memperoleh paklaring sebagai bukti pengalaman kerja.
pada kondisi pemutusan hubungan kerja, perusahaan permanen bisa menerbitkan referensi kerja sesuai ketentuan yg berlaku.
Karyawan yg memasuki masa pensiun umumnya juga memperoleh dokumen paklaring sebagai bagian dari administrasi akhir masa kerja.
Baca Juga : 10 Rekomendasi Aplikasi Cari Kerja Terpopuler 2026, cek disini!
Meskipun sebagian perusahaan menerbitkan paklaring secara otomatis, ada jua yang mengharuskan karyawan mengajukan permohonan terlebih dahulu.
Berikut langkah yang dapat dilakukan:
Ajukan permintaan secara resmi kepada tim Human Resources atau bagian personalia.
Pastikan seluruh aset perusahaan telah dikembalikan serta proses serah terima pekerjaan sudah selesai dilakukan.
sesudah menerima paklaring, simpan salinan fisik maupun digital buat memudahkan penggunaan di masa depan.
Bagi perusahaan menggunakan jumlah karyawan yang akbar, proses penerbitan paklaring acapkali sebagai tantangan tersendiri.
Tim HR wajib mencari data karyawan, memverifikasi masa kerja, menghasilkan dokumen, hingga melakukan file secara manual. Jika tidak dikelola dengan baik, proses ini dapat memakan saat yg cukup lama dan berpotensi menyebabkan kesalahan administrasi.
Selain itu, penyimpanan dokumen fisik juga mempunyai risiko kehilangan data yg dapat menyulitkan perusahaan juga mantan karyawan saat dokumen tersebut diharapkan kembali.
Baca Juga : Apa Itu HRIS? Simak 5 Manfaat HRIS bagi Karyawan dan Perusahaan
waktu ini banyak perusahaan mulai beralih menggunakan Human Resource Information System (HRIS) buat mengelola seluruh data dan administrasi karyawan secara digital.
menggunakan sistem yang terintegrasi, perusahaan bisa mengelola data karyawan, surat menyurat, mutasi, kenaikan pangkat , sampai proses offboarding dengan lebih cepat dan seksama.
Digitalisasi pula membantu perusahaan menaikkan efisiensi operasional, mengurangi pekerjaan administratif berulang, serta menaikkan pengalaman karyawan selama bekerja.
Beberapa kesalahan yang acap kali dilakukan karyawan terkait paklaring diantaranya:
Padahal dokumen ini bisa sebagai sangat krusial saat melamar pekerjaan baru atau mengurus administrasi eksklusif di masa depan.
Pengelolaan dokumen kepegawaian yg masih dilakukan secara manual dapat menghambat produktivitas tim HR dan meningkatkan risiko kesalahan administrasi.
Phiro Neo by Phiraka Sinergi Indonesia hadir sebagai solusi HRIS terkini yg membantu perusahaan mengelola semua daur perjalanan karyawan dalam satu platform terintegrasi. Mulai asal Employee Management, Letter Management, Employee Transition, sampai Digital Employee Records bisa dikelola secara otomatis, safety, serta efisien.
menggunakan Phiro Neo, perusahaan dapat mempercepat proses administrasi karyawan, mempertinggi akurasi data, serta memberikan pengalaman kerja yang lebih profesional bagi seluruh karyawan.
Paklaring merupakan dokumen krusial yang tidak boleh diabaikan oleh karyawan juga perusahaan. Selain berfungsi sebagai bukti pengalaman kerja, dokumen ini jua mendukung banyak sekali kebutuhan administrasi serta pengembangan karir.
buat memastikan semua proses administrasi karyawan berjalan lebih cepat, seksama, dan terintegrasi, saatnya beralih ke Phiro Neo by Phiraka Sinergi Indonesia, keliru satu perangkat lunak HRIS terbaik di Indonesia yang membantu perusahaan mengelola sdm secara lebih terbaru serta efisien.
Proses rekrutmen yang cepat dan terstruktur menjadi salah satu faktor penting dalam mendapatkan talenta terbaik. Namun, masih banyak perusahaan yang mengelola proses hiring secara manual, mulai dari menyimpan CV di berbagai folder, menjadwalkan interview melalui email atau chat, hingga mencatat perkembangan kandidat menggunakan spreadsheet. Seiring bertambahnya jumlah pelamar dan kebutuhan perekrutan, cara kerja tersebut sering […]
Memilih Human Resource Information System (HRIS) merupakan keputusan strategis bagi perusahaan. Selain membantu mengelola data karyawan, HRIS juga mendukung berbagai proses penting, mulai dari absensi, payroll, rekrutmen, hingga performance management. Saat mencari solusi HRIS, perusahaan biasanya dihadapkan pada dua pilihan utama, yaitu SaaS HRIS (Software as a Service) dan On-Premise HRIS. Keduanya memiliki karakteristik, kelebihan, […]
Di tengah tuntutan bisnis yang semakin dinamis, tim Human Resources (HR) tidak lagi hanya berfokus pada administrasi karyawan. HR kini berperan sebagai mitra strategis yang membantu perusahaan mengambil keputusan berbasis data, mengembangkan talenta, hingga meningkatkan produktivitas organisasi. Namun, masih banyak perusahaan yang menjalankan proses HR secara manual menggunakan spreadsheet, dokumen terpisah, atau bahkan formulir kertas. […]
Konsultasikan secara gratis bagaimana solusi Phiro membantu bisnis dan tim Anda berkembang lebih cepat.