Tingkatkan efisiensi dan dorong produktivitas perusahaan bersama Phiraka Ecosystem.
Solusi HRIS Terintegrasi
Layanan digital end-to-end untuk membantu brand dan bisnis tumbuh lebih cepat melalui strategi, teknologi, dan eksekusi yang terintegrasi.
Temukan insight, cerita, dan peluang yang membantu bisnis serta kariermu berkembang. Karena setiap langkah besar dimulai dari pengetahuan yang tepat.
Meskipun kegiatan employee gathering terdengar biasa saja di mata karyawan senior, aktivitas yang satu ini ternyata menyimpan banyak manfaat yang besar. Apalagi jika dilakukan dengan benar dan terencana, aktivitas employee gathering dapat memberikan dampak yang positif bagi tubuh organisasi perusahaan.
Buat karyawan kantoran, Anda pasti tidak asing lagi dengan kegiatan employee gathering yang secara umum lebih mirip kegiatan outbound atau meeting di kantor. Kegiatan ini adalah salah satu hal yang lumrah ditemui di perusahaan-perusahaan di Indonesia.
Sayangnya, banyak karyawan baru yang belum memahami apa itu employee gathering. Padahal, kegiatan seperti ini membangun kedekatan antar tim yang kuat di perusahaan. Oleh sebab itu, akan dijelaskan apa itu employee gathering dan dampaknya terhadap perusahaan. Yuk, Phiraka Squad! Simak penjelasannya di bawah ini!
Baca Juga : 10 Tips Proses Onboarding Karyawan Berjalan Lancar dan Efektif
Employee gathering adalah kegiatan yang dilakukan dengan melibatkan seluruh karyawan ke dalam aktivitas-aktivitas khusus yang memiliki tujuan tertentu, baik yang sifatnya administratif maupun non administratif.
Employee gathering dengan tujuan yang lebih mengarah ke administratif biasanya dilakukan untuk membahas hal-hal yang berkaitan dengan perusahaan itu sendiri. Kayak contohnya adalah annual meeting, Forum Group Discussion, atau town hall meeting.
Sementara itu, kegiatan non administratif berupa kegiatan yang bertujuan sebagai rekreasi atau hiburan. Contohnya adalah memancing, outbound, makan bersama, games, atau traveling bersama.
Kegiatan-kegiatan yang sifatnya non-administratif, seperti traveling atau outbound, juga sering dipilih oleh perusahaan karena berbagai manfaat liburan karyawan dinilai mampu memperkuat hubungan kerja yang ada sekaligus meningkatkan engagement tim dan antar tim.
Employee gathering sendiri juga bisa dilakukan secara formal dan informal. Itu artinya kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin perusahaan, namun juga bisa dilakukan atas inisiatif karyawan yang bersangkutan selama idenya diterima oleh banyak pihak.
Baca Juga : 8 Cara Mengatasi Burnout Saat Bekerja, Cek Yuk!
Tujuan utama dari kegiatan employee gathering adalah membangun interaksi antar karyawan yang kuat melalui berbagai aktivitas sosial seperti outbound, meeting, atau ke tempat hiburan bersama.
Berikut ini tujuan dari kegiatan employee gathering bagi perusahaan yaitu:
Budaya, teknologi, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan bisnis selalu berkembang dengan cepat.Keterbaruan informasi yang ada ini tentunya harus disampaikan secara utuh, komprehensif, menyeluruh, dan tidak boleh setengah-setengah kepada seluruh karyawan, salah satunya melalui kegiatan employee gathering.
Selain memberikan insentif, kegiatan employee gathering juga memiliki tujuan untuk memberikan apresiasi yang lebih kepada karyawan yang memiliki performa yang luar biasa selama bekerja.
Kegiatan employee gathering seperti gala dinner, pekan kreatif, hingga kompetisi antar karyawan dan lain-lain merupakan salah satu bentuk apresiasi perusahaan kepada karyawan yang memiliki performa dan dedikasi yang tinggi.
Sementara itu, mengutip studi yang dilakukan Stanford University, ketika karyawan diperlakukan sebagai “teman” dan diberikan apresiasi yang lebih besar, otomatis akan mempengaruhi motivasi kerja mereka.
Baca Juga : 6 Strategi Mengurangi Employee Turnover yang Super Efektif
Karyawan bisa memberikan feedback atau masukan yang konstruktif bagi perusahaan selama itu terkait dengan strategi bisnis, teknologi yang akan digunakan ke depannya, hingga evaluasi terkait dengan membangun budaya kerja di masa yang akan datang.
Tidak hanya feedback atau masukan semata, melalui aktivitas ini karyawan juga bisa bersama-sama ikut mengidentifikasi apa yang menjadi akar masalah, baik itu secara organisasi perusahaan maupun tim itu sendiri.
Tidak bisa dipungkiri bahwa pekerjaan sehari-hari membuat karyawan rentan mengalami burnout atau kelelahan yang tentunya akan berdampak pada produktivitas tim dan pertumbuhan perusahaan
Melalui kegiatan employee gathering, perusahaan bisa mengadakan aktivitas sosial yang bersifat menghibur sambil membangun komunikasi dan kedekatan antar karyawan yang kuat.
Baca Juga : Pengertian dan Manfaat Employer Branding, Cek Sekarang!
Dilansir dari salah satu riset yang ditulis oleh Harvard Business Review, aktivitas atau kegiatan yang berbau sosial seperti employee gathering mampu meningkatkan pola komunikasi antar karyawan sebesar 50% yang berdampak pada performa tim dan produktivitas perusahaan.
Berikut ini manfaat dari kegiatan employee gathering bagi perusahaan yaitu:
Itulah pengertian, tujuan dan manfaat dari employee gathering yang jarang disadari oleh karyawan baru. Kegiatan yang terlihat biasa saja di mata orang adalah sebuah kegiatan yang sangat bermanfaat untuk membangun kualitas SDM di perusahaan.
Baca Juga : Mengenal tujuan dan Jenis HRIS: Solusi Cerdas untuk Pengelolaan SDM
Jika perusahaan Anda ingin merencanakan segala administrasi atau pengelolaan data SDM perusahaan Anda bisa menggunakan HRIS dari Phiro Neo sebagai solusi untuk merencanakan segala aktivitas yang melibatkan karyawan di perusahaan Anda. Tertarik menggunakan Phiro Neo? Yuk, langsung hubungi kami sekarang dan konsultasikan kebutuhan perusahaan Anda dengan klik disini !
HRIS modern tidak lagi hanya digunakan untuk mencatat data karyawan. Saat ini, perusahaan membutuhkan sistem yang mampu mengelola seluruh siklus SDM, mulai dari absensi, payroll, rekrutmen, hingga pemantauan aktivitas kerja dalam satu platform terintegrasi.
Audit SDM yang terstruktur, perusahaan dapat menemukan celah kepatuhan, meningkatkan efisiensi proses HR, dan memastikan strategi SDM selaras dengan tujuan bisnis.
Outsourcing menjadi salah satu strategi yang banyak digunakan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan fokus pada bisnis inti. Namun, praktik outsourcing tidak hanya soal menekan biaya. Perusahaan juga perlu memahami manfaat, risiko, serta ketentuan hukum yang mengaturnya agar pengelolaan tenaga kerja tetap sesuai regulasi.
Konsultasikan secara gratis bagaimana solusi Phiro membantu bisnis dan tim Anda berkembang lebih cepat.