Bedah Strategi SDM Sumitomo dalam Mendorong Pertumbuhan Bisnis

Implementasi PHIRO memberikan dampak nyata terhadap produktivitas internal. Otomatisasi proses absensi dan administrasi HR berhasil mengurangi beban kerja manual, sehingga efektivitas kerja meningkat hingga 80%.

Wawancara dengan :
Agus Dwi Laksono
Agus Dwi Laksono HRGA Manager
Bedah Strategi SDM Sumitomo dalam Mendorong Pertumbuhan Bisnis

80%

Kinerja Karyawan Meningkat

90%

Kepraktisan Absensi

100%

Responsivitas Tim Phiro
Perusahaan

PT. Sumitomo Forestry

Industri

Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

Ukuran Perusahaan

75

Tahun Didirikan

1919

Produk yang digunakan

Sumitomo merupakan bagian dari Sumitomo Group, salah satu konglomerasi global asal Jepang yang telah berkembang selama lebih dari satu abad. Grup ini beroperasi di berbagai sektor strategis, mulai dari perdagangan global, manufaktur, otomotif, infrastruktur, hingga material industri. Dalam pengembangan bisnis berbasis sumber daya alam, Sumitomo Forestry mulai memperluas jejak bisnisnya sejak tahun 1970 dengan fokus pada pengelolaan kehutanan, material bangunan, serta pengembangan properti berkelanjutan, menjadikannya salah satu pilar penting dalam unit bisnis grup.

Seiring dengan ekspansi operasional di berbagai negara, termasuk Indonesia, serta pertumbuhan unit bisnis yang semakin kompleks, kebutuhan akan pengelolaan sumber daya manusia yang terstruktur menjadi semakin krusial. Proses HR yang masih dijalankan secara manual berpotensi menghambat produktivitas, menurunkan akurasi data, dan membatasi visibilitas manajemen dalam pengambilan keputusan. Untuk menjaga efektivitas operasional dan memastikan keselarasan dengan standar global perusahaan, Sumitomo membutuhkan sistem HR terintegrasi yang mampu menyatukan seluruh proses SDM dalam satu platform, sehingga tim HR dan karyawan dapat bekerja lebih efisien, akurat, dan adaptif terhadap dinamika bisnis.

Stabilitas dan Tantangan Pengelolaan HR Sebelum Digitalisasi

Sebelum mengadopsi sistem HR digital, Sumitomo menghadapi tantangan dalam pengelolaan absensi dan administrasi sumber daya manusia yang masih berjalan secara manual. Proses rekap kehadiran membutuhkan waktu panjang karena tim HR harus melakukan pengecekan dan validasi data secara berulang sebelum informasi tersebut dapat digunakan sebagai dasar pelaporan dan penggajian. Kondisi ini tidak hanya memperlambat proses kerja, tetapi juga meningkatkan potensi ketidaksesuaian data di tengah kebutuhan operasional yang menuntut kecepatan dan akurasi.

Keterbatasan sistem yang digunakan sebelumnya juga membuat monitoring kehadiran karyawan belum dapat dilakukan secara real-time. Akibatnya, visibilitas data bagi HR dan manajemen menjadi terbatas, sehingga pengambilan keputusan operasional sering kali tidak dapat dilakukan secara cepat dan tepat. Proses yang terfragmentasi ini menyulitkan HR dalam menyajikan laporan yang konsisten dan terintegrasi, terutama ketika jumlah karyawan dan aktivitas operasional terus meningkat.

Di sisi karyawan, sistem absensi yang belum terstandarisasi juga menimbulkan kendala dalam aktivitas kerja sehari-hari. Karyawan membutuhkan solusi absensi yang lebih praktis, mudah digunakan, dan selaras dengan dinamika kerja modern. Tantangan inilah yang kemudian mendorong Sumitomo untuk melakukan transformasi digital pada proses HR, guna menciptakan pengelolaan SDM yang lebih efisien, akurat, dan siap mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Langkah Strategis Transformasi PT. Sumitomo

Dalam upaya meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat akurasi pengelolaan sumber daya manusia, Sumitomo mulai mencari solusi HRIS yang mampu menyatukan proses HR yang sebelumnya berjalan secara manual dan terpisah. Seiring dengan meningkatnya kompleksitas organisasi dan kebutuhan akan data yang cepat serta andal, manajemen memandang transformasi digital sebagai langkah strategis. Proses ini mempertemukan Sumitomo dengan PHIRO, yang sejak tahap awal mampu menunjukkan pemahaman menyeluruh terhadap tantangan operasional perusahaan melalui diskusi kebutuhan, pemetaan proses HR, dan demonstrasi sistem yang relevan dengan kondisi bisnis Sumitomo.

Melalui proses evaluasi yang komprehensif, PHIRO dipilih sebagai solusi HRIS karena kemampuannya mengintegrasikan berbagai proses pengelolaan SDM dalam satu sistem terpadu. PHIRO mendukung pengelolaan absensi, administrasi karyawan, hingga penyajian laporan yang dibutuhkan manajemen secara terstruktur dan konsisten. Desain sistem yang mudah digunakan mempercepat proses adopsi di internal perusahaan, sementara pendampingan implementasi yang sistematis serta dukungan layanan yang responsif memastikan transisi berjalan efektif tanpa mengganggu kelancaran operasional. Dengan pendekatan ini, Sumitomo dapat memperkuat fondasi pengelolaan HR yang lebih efisien, akurat, dan selaras dengan arah pertumbuhan bisnis perusahaan.

Digitalisasi yang Mengubah Ritme Kerja di PT Sumitomo

Setelah kebutuhan akan sistem HR yang lebih terintegrasi semakin jelas, PT Sumitomo memasuki fase penting dalam transformasi digital pengelolaan sumber daya manusia. Pada tahap ini, PHIRO mulai diimplementasikan sebagai solusi utama untuk menyatukan seluruh alur HR yang sebelumnya berjalan terpisah. Penerapan PHIRO langsung membawa perubahan signifikan dalam aktivitas operasional harian. Proses absensi kini berjalan secara real-time dan sepenuhnya digital, tanpa memerlukan proses verifikasi manual tambahan. Baik karyawan operasional, staf kantor, maupun tim lapangan dapat menggunakan sistem absensi yang seragam, dengan seluruh data kehadiran otomatis terhubung ke sistem penggajian.

Integrasi payroll otomatis menjadi salah satu pendorong utama peningkatan efisiensi kerja tim HR. Seluruh komponen penggajian, mulai dari perhitungan kehadiran, lembur, tunjangan, potongan pajak, hingga kepesertaan BPJS, terkelola dalam satu alur yang terstruktur dan sinkron. HR tidak lagi bergantung pada pengolahan data terpisah atau penggabungan banyak spreadsheet, sehingga risiko kesalahan dapat ditekan secara signifikan dan waktu pemrosesan penggajian menjadi jauh lebih singkat. Selain itu, laporan-laporan penting seperti rekap kehadiran, produktivitas karyawan, dan kepatuhan administrasi kini dapat diakses dengan cepat dan akurat.

Dengan otomasi HR yang menyeluruh, beban administratif tim HR di PT Sumitomo berkurang secara signifikan, memungkinkan pergeseran fokus ke peran yang lebih strategis. HR kini memiliki ruang untuk berkontribusi pada perencanaan kebutuhan tenaga kerja, peningkatan kompetensi karyawan, serta penguatan tata kelola dan budaya kerja perusahaan. Transformasi digital ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga membangun standar pengelolaan SDM yang lebih modern, transparan, dan selaras dengan arah pertumbuhan bisnis PT Sumitomo ke depan.


Kunjungan Tim PHIRO untuk Memastikan langsung pengalaman PT. Sumitomo

Setelah implementasi PHIRO berjalan dan sistem digunakan secara aktif, tim PHIRO melakukan kunjungan langsung ke kantor PT Sumitomo untuk meninjau penerapan sistem HRIS dalam aktivitas operasional sehari-hari. Kunjungan ini menjadi bagian dari proses evaluasi dan pendampingan berkelanjutan guna memastikan seluruh fitur berjalan optimal serta selaras dengan kebutuhan pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan perusahaan.

Dalam kesempatan tersebut, tim PHIRO bertemu langsung dengan Bapak Agus Dwi Laksono, HRG Manager PT Sumitomo, yang menjelaskan berbagai perubahan positif setelah perusahaan menggunakan PHIRO. Menurut beliau, proses HR yang sebelumnya berjalan secara manual kini menjadi lebih terstruktur, konsisten, dan mudah dikendalikan. PHIRO membantu menyederhanakan alur administrasi, meningkatkan akurasi data, serta mempercepat proses pelaporan yang dibutuhkan manajemen. Dampak ini dirasakan langsung dalam peningkatan efisiensi kerja tim HR dan kualitas pengambilan keputusan berbasis data di PT Sumitomo.

Efektivitas Kerja Meningkat hingga 80%

Implementasi PHIRO memberikan dampak nyata terhadap produktivitas internal. Otomatisasi proses absensi dan administrasi HR berhasil mengurangi beban kerja manual, sehingga efektivitas kerja meningkat hingga 80%. Tim HR kini dapat mengalihkan fokus ke aktivitas yang lebih strategis, sementara karyawan merasakan proses yang lebih sederhana dan efisien.

Efisiensi Administrasi Meningkat Hingga 90%

Dengan PHIRO, pengelolaan absensi dan administrasi SDM di PT Sumitomo terintegrasi dalam satu sistem yang saling sinkron. Data kehadiran, lembur kerja, tunjangan, reimbursement, hingga kepatuhan BPJS dan pajak diproses secara otomatis tanpa pengolahan dokumen terpisah. Integrasi ini meningkatkan efisiensi kerja tim HR hingga 90%, sekaligus memperkuat akurasi data dan transparansi dalam pengelolaan SDM.

Solusi HRIS yang Direkomendasikan untuk Praktisi HR

Berdasarkan pengalaman penggunaan PHIRO, Sumitomo menilai platform ini sebagai solusi HRIS yang andal, mudah digunakan, dan memberikan nilai tambah nyata bagi perusahaan. Dengan sistem yang terintegrasi, dukungan tim yang profesional, serta peningkatan efisiensi yang signifikan, PHIRO sangat direkomendasikan bagi rekan praktisi HR yang mencari solusi untuk meningkatkan kinerja dan tata kelola SDM perusahaan.

Wujudkan Transformasi Digital HR Anda Bersama Phiraka

Konsultasikan secara gratis bagaimana solusi Phiro membantu bisnis dan tim Anda berkembang lebih cepat.

Contact us via Whatsapp Hubungi Kami